Pelapor dapat menyampaikan dugaan rekening kepada bank terkait dan Cekrekening.id, lalu melaporkan akun atau konten judi online melalui AduanKonten milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Jika sudah terjadi transfer, pelapor sebaiknya segera menghubungi bank agar transaksi dan rekening penerima dapat ditinjau secepat mungkin.

Rekening yang dicurigai terlibat dalam transaksi judi online dan akun yang mempromosikan perjudian perlu dilaporkan melalui jalur yang sesuai. Informasi yang jelas, seperti nomor rekening atau tautan akun, membantu petugas mengidentifikasi objek laporan.
Saluran Resmi Mana yang Bisa Digunakan?
Bank terkait menangani pengaduan mengenai rekening, Cekrekening.id menerima laporan rekening yang terindikasi terkait tindak kejahatan, dan AduanKonten menangani laporan konten digital. Setiap saluran memiliki fungsi berbeda, sehingga laporan perlu diarahkan sesuai masalahnya.

Bagaimana cara melaporkan rekening melalui bank?
Pelapor dapat menghubungi layanan resmi bank yang menerbitkan rekening tersebut, melalui nomor layanan pelanggan, aplikasi, situs resmi, atau kantor cabang. Jika ada dana yang sudah dikirim, laporan perlu menyebutkan waktu transaksi dan meminta bank mencatat dugaan penyalahgunaan rekening serta menjelaskan langkah pengamanan yang tersedia.
Informasi awal yang sebaiknya disampaikan meliputi nama bank, nomor rekening, nama pemilik yang terlihat, waktu kejadian, dan bukti transaksi bila tersedia. Bank dapat meminta data tambahan untuk memeriksa laporan. Simpan nomor tiket atau bukti pengaduan untuk keperluan tindak lanjut.
Cekrekening.id juga dapat digunakan untuk melaporkan rekening yang diduga terkait aktivitas ilegal. Pelapor perlu memasukkan informasi sesuai petunjuk di situs tersebut. Pencatatan laporan tidak otomatis berarti rekening langsung diblokir; penanganan dan tindakan atas rekening mengikuti pemeriksaan pihak berwenang dan bank.
Ke mana harus melaporkan akun atau konten judi online?
Akun media sosial, situs, atau konten yang mempromosikan judi online dapat dilaporkan melalui AduanKonten Komdigi. Pelapor perlu menyertakan tautan langsung ke unggahan, profil, atau situs yang dimaksud agar petugas dapat menemukan konten tersebut.
Untuk dugaan tindak pidana, termasuk penipuan yang berkaitan dengan judi online, pelapor juga dapat mendatangi kantor polisi dan menyampaikan laporan kepada petugas. Bukti transaksi serta komunikasi dengan pihak terkait membantu menjelaskan kronologi. Laporan konten dan laporan pidana memiliki tujuan berbeda, sehingga keduanya dapat disampaikan melalui jalur masing-masing bila situasinya memerlukan.
Apa yang Perlu Disiapkan dan Bagaimana Menindaklanjuti Laporan?
Laporan yang mudah diperiksa memuat identitas objek, kronologi singkat, dan bukti yang relevan; nomor tiket atau tanda terima perlu disimpan untuk memantau prosesnya. Pelapor juga perlu menjaga keamanan rekening dan data pribadi selama tindak lanjut berlangsung.
Bukti apa yang sebaiknya disertakan?
Bukti perlu menunjukkan rekening atau akun yang dilaporkan dan kaitannya dengan dugaan aktivitas judi online. Pelapor dapat menyiapkan:
- Nomor rekening dan nama bank, serta nama pemilik yang tercantum bila terlihat.
- Tangkapan layar percakapan, iklan, profil, atau unggahan yang relevan.
- Tautan langsung ke akun, unggahan, atau situs.
- Bukti transfer dan nomor referensi transaksi jika dana sudah dikirim.
- Kronologi singkat yang mencantumkan tanggal dan waktu kejadian.
Simpan berkas asli dan hindari mengedit tangkapan layar sehingga informasi penting tetap terlihat. Saat mengirim bukti, pelapor sebaiknya hanya memberikan data yang diminta melalui kanal resmi. Nomor identitas, kata sandi, PIN, dan kode OTP tidak perlu disertakan dalam laporan.
Bagaimana memantau laporan dan melindungi rekening sendiri?
Pelapor sebaiknya menyimpan nomor tiket, tanda terima, atau salinan formulir setelah laporan dikirim. Jika belum ada pembaruan, tindak lanjut dapat disampaikan melalui kanal yang sama dengan menyebutkan nomor laporan dan menambahkan bukti baru bila ada.
Untuk rekening yang mungkin terdampak, pemilik rekening perlu segera menghubungi bank melalui kontak resmi dan mengikuti instruksi pengamanan yang diberikan. Mengganti kata sandi, memeriksa aktivitas transaksi, serta mengaktifkan verifikasi tambahan membantu membatasi akses tanpa izin. Jika ada transaksi yang tidak dikenali, waktu dan jumlahnya perlu dicatat untuk disampaikan kepada bank.
Pesan yang mengaku sebagai petugas dan meminta PIN, kata sandi, atau OTP harus diabaikan. Pelaporan resmi tidak memerlukan pembagian kode keamanan tersebut kepada pihak lain.
Pelaporan Cepat Membantu Membatasi Dampak
Laporan segera melalui bank, Cekrekening.id, atau AduanKonten membantu mengarahkan dugaan penyalahgunaan kepada pihak yang berwenang menanganinya. Pelapor perlu menyertakan bukti yang dapat diverifikasi, menyimpan nomor laporan, dan menjaga keamanan akses rekening selama proses berjalan.




